Polresta Manado Tegaskan Isu Viral Kesalahpahaman Polri–Komcad di Kombos Timur Telah Diselesaikan Secara Kekeluargaan

MANADO, Humas Polresta Manado – Polresta Manado memastikan bahwa isu viral di media sosial terkait dugaan kesalahpahaman antara personel Polri dengan Komponen Cadangan (Komcad) di Kelurahan Kombos Timur, Kecamatan Singkil, tidak benar sebagaimana narasi yang beredar dan telah diselesaikan secara baik, humanis, serta kekeluargaan.

Klarifikasi ini disampaikan setelah dilakukan pendalaman fakta oleh Polresta Manado terhadap sebuah video reels yang diunggah oleh akun media sosial Facebook berinisial T.P.T pada 2 Januari 2026. Video tersebut disertai caption provokatif yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap institusi Polri dan mengganggu sinergitas TNI–Polri.

Berdasarkan hasil klarifikasi, peristiwa dalam video terjadi pada 1 Januari 2026 sekitar pukul 01.00 WITA. Personel Polri berinisial B.K.N saat itu sedang melaksanakan pengamanan malam pergantian tahun sekaligus melakukan pembinaan kamtibmas di wilayah Kampung Pondang, Kelurahan Kombos Timur. Penjelasan yang disampaikan kepada masyarakat terkait istilah Komponen Cadangan bersifat edukatif dan normatif, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019, serta tidak mengandung unsur penghinaan terhadap institusi mana pun.

Keterangan tersebut diperkuat oleh saksi warga dan aparat lingkungan setempat yang menyatakan bahwa situasi di lokasi saat kejadian berlangsung aman, tidak terjadi penggerudukan, serta tidak ada konflik fisik maupun verbal antar institusi. Rekaman video yang beredar dinilai tidak utuh dan dipotong dari konteks sebenarnya, sehingga menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

Sebagai bentuk respons cepat, Polsek Singkil juga telah memfasilitasi pertemuan dan mediasi antara unsur Polri, Koramil, dan perwakilan Komcad di Koramil Tuminting. Hasil mediasi menyepakati bahwa kejadian tersebut murni kesalahpahaman komunikasi di lapangan dan telah selesai sepenuhnya secara kekeluargaan. Situasi kamtibmas di wilayah tersebut saat ini dinyatakan aman dan kondusif.

Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono dalam keterangannya menegaskan komitmen Polri dalam menjaga profesionalisme serta soliditas antar aparat negara.

“Kami memastikan bahwa informasi yang viral tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Tidak ada pernyataan yang menghina institusi TNI maupun Komponen Cadangan. Permasalahan ini murni kesalahpahaman dan sudah diselesaikan secara baik melalui mediasi. Polri dan TNI tetap solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Kasi Humas Polresta Manado.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi di media sosial serta tidak mudah terprovokasi oleh konten yang belum tentu benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *