MANADO, Humas Polresta Manado – Polsek Tikala menggelar pertemuan bersama Pemerintah Kelurahan Banjer dan Kelurahan Teling Atas guna mencari solusi atas perkelahian antar anak-anak muda (AAM) yang terjadi di Kelurahan Banjer Lingkungan VII, Kecamatan Tikala.
Pertemuan berlangsung di Kompleks Masjid At Thohirin, Selasa (3/2/2026) malam sekitar pukul 21.24 Wita, dipimpin langsung Kapolsek Tikala AKP Djemy Worang, serta dihadiri lurah setempat, tokoh agama, kepala lingkungan, dan jajaran Polsek Tikala.
Kapolsek Tikala AKP Djemy Worang didampingi Kasi Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono menegaskan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
“Kami dari Polsek Tikala mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua, dan seluruh warga untuk sama-sama menjaga kamtibmas. Mari kita menahan diri dan tidak mudah terpancing emosi. Saya juga meminta anak-anak muda agar tidak ikut-ikutan tawuran,” kata AKP Djemy.
Ia menambahkan, pengawasan orang tua menjadi kunci utama agar generasi muda tidak terjerumus ke perbuatan melawan hukum.
“Keamanan lingkungan bukan hanya tanggung jawab polisi, tapi tanggung jawab kita bersama. Mari kita awasi anak-anak kita dan ciptakan suasana aman serta damai,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak kelurahan menyampaikan komitmen untuk melakukan langkah lanjutan berupa pertemuan dengan para pemuda di wilayah masing-masing guna mencegah konflik berulang.
Sementara itu, Imam Masjid At Thohirin mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah serta menaati aturan pemerintah dan ajaran agama.
Lurah Banjer juga mengingatkan agar tidak ada oknum yang memperkeruh situasi keamanan, serta mengajak para pemuda Banjer ikut menjaga ketertiban wilayah menjelang Ramadan.
Pertemuan berakhir sekitar pukul 22.15 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. Sebagai tindak lanjut, pertemuan lanjutan dijadwalkan pada Jumat (6/2/2026) untuk memperkuat komitmen bersama menjaga kamtibmas di wilayah Tikala.

