Sentuhan Humanis Polsek Wori di SMA N 1 Wori, Kapolsek: “Kalian Masa Depan Wori”

MANADO, Humas Polresta Manado – Suasana pagi di SMA Negeri 1 Wori, terlihat sedikit berbeda. Para siswa berkumpul, menyimak dengan serius kedatangan jajaran Polsek Wori yang dipimpin langsung Kapolsek Wori Ipda Urielson Novry Sanger, dalam kegiatan sosialisasi dan himbauan kamtibmas, Rabu (3/12/2025).

Kepala Sekolah Adri Mandey, para guru, serta personel Polsek Wori seperti Aiptu Junaidy Bakary dan Aiptu Suparmin, turut hadir mendampingi. Meski bertema penegakan hukum, suasana sosialisasi berlangsung hangat dan penuh kedekatan antara polisi dan pelajar.

Di hadapan siswa-siswi, Kapolsek Urielson menyampaikan pesan yang dikemas humanis. Ia menegaskan dirinya hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar SMA N 1 Wori yang peduli pada masa depan para pelajar.

“Kami datang untuk mengingatkan hal-hal penting yang bisa merusak masa depan kalian. Sajam, knalpot brong, dan pelanggaran lainnya bukan hanya melanggar aturan, tapi bisa menghancurkan masa depan kalian sendiri,” ujarnya.

Kapolsek kemudian menguraikan bahaya membawa senjata tajam (sajam) di lingkungan sekolah. Selain melanggar UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951, tindakan ini kerap menjadi pemicu tawuran, perkelahian, hingga insiden yang berujung cedera parah.

“Sekolah itu tempat belajar, bukan arena pertempuran. Jauhi sajam, fokus saja pada prestasi,” tegasnya.

Ia juga menyinggung soal penggunaan knalpot brong yang kini banyak digunakan kalangan remaja. Selain menimbulkan kebisingan, knalpot brong melanggar UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, terutama Pasal 285.

“Suara bising itu sangat mengganggu masyarakat, apalagi di sekolah dan pemukiman. Hormati hak orang lain untuk hidup tenang,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek mengajak para siswa menjadi pelajar yang berprestasi dan taat aturan. Ia menekankan bahwa masa remaja merupakan masa emas yang tidak boleh disia-siakan dengan tindakan yang melanggar hukum.

“Kalau kalian melihat teman-teman membawa sajam atau pakai knalpot brong, segera laporkan ke guru, satpam sekolah, atau langsung ke Polsek Wori. Ini demi keselamatan kalian sendiri,” katanya.

Kegiatan sosialisasi yang berlangsung hingga pukul 09.30 Wita itu berjalan aman dan lancar. Para siswa tampak antusias dan aktif bertanya selama sesi penyampaian materi.

Polsek Wori menyebut, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya di kalangan generasi muda. Edukasi sejak dini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran hukum agar lingkungan Wori tetap aman, nyaman, dan damai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *